Menetapkan aturan penawaran pertama
Apa saja yang perlu saya tetapkan sebelum menerima banyak pesanan?
Pelajaran ini belum terbuka
Materi di sini disusun berurutan supaya ceritanya nyambung. Selesaikan dulu:
Ke pelajaran yang terbukaLangkah 1 dari 5
Revisi ketujuh
Klien pertama Dita meminta revisi berkali-kali. Ganti warna, ganti huruf, lalu kembali ke warna awal. Sejak awal tidak ada batas revisi yang disepakati, jadi Dita sungkan menolak.
Revisinya sampai tujuh putaran. Pekerjaan yang direncanakan 6 jam, termasuk 2 putaran revisi, menjadi 11 jam.
Langkah 2 dari 5
Tanpa batas, sisa uang menguap
Tebak dulu
Paket 9 desain unggahan Rp750.000 menyisakan Rp300.000 bila dikerjakan 6 jam. Pekerjaan ini makan 11 jam. Kalau waktu Dita dihargai Rp50.000 per jam, berapa sisa yang tertinggal?
Jawabannya: Rp50.000
Ada 5 jam tambahan, dan 5 × Rp50.000 = Rp250.000. Rp300.000 dikurangi Rp250.000, tersisa Rp50.000. Paket yang terlihat laku ternyata hampir tidak menyisakan apa-apa.
Begini sisa itu tergerus, potongan demi potongan:
Animasi Ke mana uang Rp750.000 dari paket dengan tujuh revisi?
- Satu paket desain unggahan Dita terjual: Rp750.000.
- − Rp300.000 untuk waktu kerja 6 jam.
- − Rp100.000 untuk foto berlisensi.
- − Rp50.000 untuk cadangan revisi & transfer.
- − Rp250.000 untuk 5 jam revisi di luar rencana.
- Sisa paket ini: Rp50.000. Rencananya tersisa Rp300.000. Revisi tanpa batas menghabiskan sebagian besarnya.
Begitulah bahayanya penawaran tanpa batas layanan. Sisa uang dari pesanan habis tanpa terasa. Kliennya tidak salah. Masalahnya, batas revisi tidak pernah ditulis sejak awal.
Langkah 3 dari 5
Kartu penawaran Dita
Dita lalu menyusun satu kartu berisi delapan bagian. Kartu ini dikirim ke setiap calon klien sebelum uang muka dibayar.
Isi
9 desain unggahan siap pakai, satu gaya desain, foto berlisensi sudah termasuk.
Cara pesan
Lewat WhatsApp. Klien mengirim logo, menu, harga, dan foto bila ada.
Waktu kirim
Paling lambat 5 hari kerja setelah bahan lengkap. Janji ini tertulis.
Revisi
2 putaran. Putaran berikutnya dikenai biaya yang disebut di awal.
Pembayaran
50% di muka (Rp375.000), 50% sebelum file akhir dikirim.
Pembatalan
Sebelum pekerjaan dimulai, uang muka kembali penuh. Setelah dimulai, uang muka tidak dikembalikan.
Standar hasil
Teks terbaca jelas di layar ponsel, warna dan huruf seragam, ukurannya pas untuk diunggah.
Komplain
Salah ketik atau salah ukuran dari pihak Dita diperbaiki gratis dan tidak dihitung revisi.
Satu paket hanya untuk satu gaya desain, supaya mutunya mudah dijaga. (Contoh rekaan.)
Aturan selengkap ini sering membuat klien lebih percaya daripada contoh hasil kerja yang cantik. Klien tahu persis apa yang ia dapat. Dita juga tahu persis apa yang harus dikerjakan.
Langkah 4 dari 5
Jasa dan barang, sama-sama perlu batas
Untuk jasa, tulis apa saja yang dikerjakan dan apa yang tidak. Seorang pembuat slide presentasi, misalnya, bisa mulai dengan paket 10 slide, dua putaran revisi, dan janji waktu kirim yang tertulis.
Untuk barang seperti keripik Mbak Sari, bagian "revisi" diganti penggantian. Misalnya, bungkus yang rusak saat diterima diganti satu bungkus baru. Makanan juga punya syarat keamanan, label, dan izin. Syarat untuk jenis produk Anda perlu dicek ke instansi resmi, misalnya dinas kesehatan setempat.
Langkah 5 dari 5
Saat calon klien minta lebih
Coba putuskan
Calon klien menulis: "Bisa Rp500.000 saja, Mbak? Revisinya sampai saya puas, ya." Biaya Dita untuk satu paket 9 desain unggahan Rp450.000.
Bagaimana Dita sebaiknya menjawab?
Pertimbangkan lagi
Dapat klien memang berarti. Tetapi Rp500.000 dikurangi Rp450.000 hanya tersisa Rp50.000, dan satu jam revisi tambahan saja sudah menghabiskannya. Boleh saja sesekali, asalkan memang disengaja dan batas revisinya ditulis.
Pertimbangkan lagi
Waktu Dita terlindungi, tetapi calon klien pergi tanpa tahu ada pilihan yang cocok. Padahal menjelaskan isi kartu penawaran hampir tidak memakan biaya.
Pilihan paling tepat
Betul. Klien tetap punya pilihan, dan Dita tidak bekerja tanpa batas. Mungkin klien ini batal. Tetapi yang jadi pelanggan tahu persis apa yang mereka dapat.
Aturan penawaran yang jelas menjaga mutu dan sisa uang Anda. Calon pembeli juga tidak perlu ditolak dengan kaku.
Pelajaran selesai
Rangkuman
Sebelum pesanan ramai, tulis kartu penawaran dengan delapan bagian, dari isi paket sampai cara menangani komplain. Tanpa batas yang tertulis, sisa uang dari tiap pesanan bisa habis tanpa terasa.
- Kartu penawaran berisi delapan bagian, yaitu isi, cara pesan, waktu kirim, revisi, pembayaran, pembatalan, standar hasil, dan komplain.
- Untuk jasa, tulis apa yang dikerjakan dan apa yang tidak. Untuk barang, atur penggantian dan cek syarat keamanan, label, serta izin.
- Penawaran tanpa batas layanan bisa menghabiskan sisa uang dari setiap pesanan.
Modul 06 selesai. Yang sudah Anda pelajari:
- Jual hasil yang dirasakan pembeliOrang mau membayar kalau bisa membayangkan hasilnya. Penawaran yang jelas menyebut pembeli, masalah, hasil, isi, harga, dan batas layanan, tanpa janji yang tak bisa ditepati.
- Menagih per proyek atau langganan?Cara menagih sebaiknya cocok dengan seberapa sering pelanggan membutuhkan jualan Anda. Langganan belum tentu lebih untung, jadi hitung dulu sisa uang, kapan uang masuk, dan risiko pelanggan berhenti.
- Model bisnis satu halamanDelapan kotak di satu halaman cukup untuk melihat cara kerja usaha Anda. Tandai mana yang sudah fakta dan mana yang masih dugaan, lalu uji dugaan yang paling berisiko lebih dulu.
- Menetapkan aturan penawaran pertamaSebelum pesanan ramai, tulis kartu penawaran dengan delapan bagian, dari isi paket sampai cara menangani komplain. Tanpa batas yang tertulis, sisa uang dari tiap pesanan bisa habis tanpa terasa.
Model bisnis satu halaman · Peta belajar · Ditinjau 27 Oktober 2026 · Usaha dan angka di pelajaran ini fiktif, untuk belajar.