Modul 02 · Pelajaran 4 dari 4

Memilih peluang dengan pertanyaan sederhana

Dari beberapa ide, mana yang layak dicoba lebih dulu?

Langkah 1 dari 5

Tiga ide, satu yang dicoba dulu

Setelah beberapa minggu mengamati, Pak Anton punya tiga ide untuk menambah pemasukan. Pertama, antar-jemput malam untuk laundry-nya. Kedua, makanan siap antar untuk pekerja malam. Ketiga, kedai kopi yang sejak dulu ia impikan.

Mencoba semuanya sekaligus akan menguras waktu dan uang. Ia perlu cara yang adil untuk memilih.

Langkah 2 dari 5

Empat pertanyaan dasar

Nilai setiap peluang dengan empat pertanyaan berikut.

  1. Apakah masalahnya jelas? Anda bisa menjelaskannya dalam satu kalimat.
  2. Apakah ada orang yang mengalaminya? Anda sudah bertemu atau mengamati mereka.
  3. Apakah mereka mungkin sanggup membayar? Ada tanda mereka sudah mengeluarkan uang untuk hal serupa.
  4. Apakah Anda sanggup melayaninya? Cocok dengan keterampilan, waktu, dan modal Anda.

Pertimbangkan juga dua hal. Apakah ide itu mudah dicoba kecil-kecilan? Lalu, apa risikonya? Misalnya perlu izin khusus, menyangkut keamanan makanan, atau harus siap tepat waktu setiap hari.

Langkah 3 dari 5

Tabel peluang Pak Anton

Animasi Tiga peluang, ditulis dengan bukti

  1. Ilustrasi. Setiap ide dinilai dari buktinya dan dari biaya untuk mencobanya.
  2. Antar-jemput malam memakai mesin dan ruko yang sudah ada. Baru dua orang membayar. Risikonya, ia kewalahan.
  3. Makanan siap antar belum jelas soal jam istirahat dan aturan kiriman. Ada juga risiko keamanan makanan.
  4. Kedai kopi belum terbukti dibeli orang yang tidak dikenal. Risikonya, sewa tempat dan bahan yang tak terpakai.
  5. Semakin kuat buktinya dan semakin kecil biaya mencobanya, semakin layak ide itu dicoba lebih dulu.

Cara menimbang ini berlaku juga di usaha lain. Katering kantor mungkin dipesan setiap hari, tetapi makanannya harus siap tepat waktu setiap hari. Jasa desain seperti milik Dita butuh contoh hasil kerja, karena calon klien ingin melihatnya sebelum membayar.

Langkah 4 dari 5

Skor hanya alat bantu

Anda boleh memberi skor, misalnya 1 sampai 3 untuk tiap pertanyaan. Tetapi skor hanya membantu Anda menimbang. Skor tinggi tidak menjamin berhasil.

Pak Anton sempat memberi kedai kopi skor tertinggi. Padahal buktinya hanya pujian teman.

Pikirkan sejenak

Bagaimana mencegah ide favorit selalu mendapat skor tertinggi?

Langkah 5 dari 5

Mana yang dicoba lebih dulu?

Coba putuskan

Antar-jemput malam punya bukti paling banyak, dan bisa dicoba dengan mesin, ruko, dan karyawan yang sudah ada. Kedai kopi paling disukai Pak Anton, tetapi biaya mencobanya paling besar.

Ide mana yang sebaiknya dicoba lebih dulu?

Pelajaran selesai

Rangkuman

Nilai setiap peluang dari masalahnya, orang yang mengalaminya, kemampuan mereka membayar, dan kesanggupan Anda melayani. Skor hanya membantu menimbang. Dahulukan peluang yang paling murah untuk dibuktikan.

  • Nilai peluang dari empat hal. Masalahnya jelas, ada orang yang mengalaminya, mereka sanggup membayar, dan Anda sanggup melayani.
  • Pertimbangkan juga apakah ide itu mudah dicoba kecil-kecilan, dan apa risikonya, misalnya soal izin, keamanan makanan, atau beban kerja.
  • Tulis bukti di samping setiap skor. Jangan memberi skor tinggi hanya karena Anda menyukai idenya.

Modul 02 selesai. Yang sudah Anda pelajari:

  1. Peluang dimulai dari masalahPeluang yang layak berangkat dari masalah nyata yang terjadi berulang kali. Harus ada cukup banyak orang yang terganggu oleh masalah itu dan sanggup membayar supaya beres. Satu keluhan baru petunjuk, belum bukti bahwa banyak orang butuh.
  2. Mengamati perubahan kebiasaanPerubahan pekerjaan, teknologi, biaya hidup, tempat tinggal, dan kebiasaan sehari-hari bisa memunculkan kebutuhan baru. Tetapi yang ramai dibicarakan belum tentu ramai dibeli.
  3. Riset pasar gratis yang masuk akalMelihat, membaca, dan bertanya sudah cukup untuk riset awal. Bandingkan beberapa sumber, catat dari mana dan kapan Anda mendapatkannya, lalu pisahkan apa yang Anda lihat dari dugaan Anda.
  4. Memilih peluang dengan pertanyaan sederhanaNilai setiap peluang dari masalahnya, orang yang mengalaminya, kemampuan mereka membayar, dan kesanggupan Anda melayani. Skor hanya membantu menimbang. Dahulukan peluang yang paling murah untuk dibuktikan.

Riset pasar gratis yang masuk akal · Peta belajar · Ditinjau 27 Oktober 2026 · Usaha dan angka di pelajaran ini fiktif, untuk belajar.